<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340</id><updated>2011-12-21T18:33:55.124-08:00</updated><title type='text'>APOTEKER INDONESIA</title><subtitle type='html'>Sebuah Karya anak bangsa yang ingin mengabdikan diri demi kemajuan profesinya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-1749431666692451824</id><published>2011-12-21T17:53:00.001-08:00</published><updated>2011-12-21T18:10:13.158-08:00</updated><title type='text'>MENGEMBANGKAN KUALITAS DAN BERBAGI NILAI POSITIF</title><content type='html'>&lt;div class="JudulArtikel"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                                  &lt;div class="artikel"&gt;                                          &lt;img class="alignleft" src="http://photo.kontan.co.id/photo/2011/12/20/1661455683p.jpg" alt="" width="298px" height="225px" /&gt;                                         &lt;p&gt;Sebuah ruangan di lantai lima  Citywalk Sudirman, Jakarta, begitu meriah, Kamis (15/12) malam  lalu. Lebih dari 700 orang berkumpul. Dengan penuh antusias dan gembira,  mereka dengan penuh semangat mengikuti acara hingga tuntas. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sorak-sorai dan tarian malam itu adalah acara  pembuka untuk membangkitkan semangat orang-orang tersebut. Dan, memang  betul. Meski mulanya tampak letih selepas bekerja seharian, mereka  menjadi kembali bersemangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah cara Freedom Faithnet Global (FFG) memulai kegiatannya.  Acara malam itu yang juga dihadiri anggota komunitas ini dari sejumlah  negara, merupakan pertemuan rutin bagi anggota yang digelar tiap Kamis  malam. Tak cuma di Jakarta, acara yang disebut Welty Cell ini juga  diadakan serentak di kota-kota lain di seluruh Indonesia. Termasuk di  beberapa kota di luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Welty Cell adalah salah satu kegiatan rutin FFG. Dalam acara ini,  mereka tak sekadar berkumpul. Lebih dari itu, acara tersebut merupakan  ajang berbagai pengalaman hidup, sekaligus menjadi kesempatan bagi  anggota komunitas untuk belajar berbagai hal, mulai dari motivasi diri,  kepemimpinan, hingga kewirausahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan kualitas manusia memang menjadi tujuan utama FFG.  Komunitas ini didirikan oleh Onggy Hianata, W.S. Yong, dan Mystere Teh.  Dua nama terakhir merupakan motivator asal Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Onggy, manusia merupakan aset paling berharga, baik bagi  perusahaan, lingkungan, maupun negara. Jika setiap orang bisa  meningkatkan kualitas hidupnya, lingkungan di sekitarnya turut memiliki  kualitas yang tinggi. Pekerjaan untuk membangun manusia berkualitas  bukanlah hal mudah. Karena itulah, ia terinspirasi membangun FFG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komunitas ini pun menjadi semacam sekolah informal bagi para anggota.  Berbeda dengan sekolah formal yang lebih menekankan pada intelegensi,  Onggy bilang, sekolah informal ini lebih menekankan pada aspek  kecerdasan emosional. “Orang dengan IQ tinggi tanpa kecerdasan emosional  yang tinggi tentu akan gagal di masyarakat,” ujar Onggy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Onggy mulai merintis komunitas ini sejak sepuluh tahun lalu. Waktu  itu, namanya cuma Faithnet. Namun, sejak pertengahan 2009, ia merangkul  Freedom International untuk bergabung. Mulai saat itu, nama komunitas  itupun menjadi Freedom Faithnet Global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan komunitas ini bisa dibilang luar biasa. Kini, anggota  yang terdaftar di FFG mencapai lebih dari 100.000 orang. Memang, anggota  yang aktif paling-paling hanya sekitar 5.000 hingga 10.000 orang.  Tetapi, jumlah sebanyak itu tentu cukup mengesankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak cuma itu, komunitas ini telah melebarkan sayap hingga ke 50  negara di lima benua. Dari Asia, sebut saja, Singapura, Malaysia,  Filipina, Vietnam, Hong Kong, Arab Saudi, dan Iran. Dari benua Afrika,  ada Kamerun, Afrika Selatan, Pantai Gading, Ghana, serta Kongo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota yang berasal dari Eropa juga tak sedikit. Mereka berasal dari  Jerman, Inggris, Belanda, dan Austria. Lalu, ada juga anggota dari  Australia dan Brasil di benua Amerika. “Jumlah anggota di seluruh dunia  lebih dari satu juta orang,” klaim Yulianny, aktivis FFG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota dari luar negeri pun tak sekadar mengikuti kegiatan di negara  mereka masing-masing. Mereka juga antusias datang ke Indonesia untuk  mengikuti acara FFG yang bertajuk &lt;em&gt;Life Changing Bootcamp&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inisiasi anggota&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Bootcamp&lt;/em&gt; termasuk kegiatan inti FFG. Acara ini menjadi  semacam inisiasi bagi mereka yang mau masuk menjadi anggota komunitas.  Kegiatan yang sudah dimulai sejak sekitar delapan tahun lalu ini rutin  digelar setiap dua bulan sekali di kawasan Puncak, Bogor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema acara &lt;em&gt;bootcamp&lt;/em&gt; adalah Value Your Life. Pemilihan tema  ini tentu bukan tanpa alasan. Onggy menjelaskan, setiap orang pada  dasarnya mencintai kedamaian dan peduli kepada orang lain. Cuma, karena  berbagai kepentingan baik bisnis maupun politik, sikap dasar tersebut  seringkali hilang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan &lt;em&gt;Life Changing Bootcamp&lt;/em&gt;, Onggy menuturkan, orang  diajak untuk berubah dan kembali peduli terhadap sesama. Dengan metode  simulasi selama tiga hari, peserta digiring untuk membongkar berbagai  kepentingan yang selama ini menjadi beban hidupnya. “Mengubah cara  pandang terhadap hidup menjadi individu yang tangguh,” tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yulianny mengisahkan, banyak anggota yang mengikuti kegiatan &lt;em&gt;bootcamp&lt;/em&gt;  benar-benar mengalami berbagai perubahan hidup. Kebiasaan-kebiasaan  buruk pun menghilang selepas acara tersebut. “Seperti merokok,  minum-minuman keras, ataupun trauma-trauma tertentu hilang,” ungkap dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yulianny menganalogikan &lt;em&gt;bootcamp&lt;/em&gt; seperti sebuah komputer  yang direset ulang. Anggota komunitas yang mengikuti kegiatan ini  akhirnya bisa menemukan potensi mereka yang sebenarnya. Bandar dan  pecandu narkoba pun berhenti memakai barang haram itu setelah mengikuti &lt;em&gt;bootcamp&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang, Onggy mengakui, tak semua orang merasakan manfaat yang sama.  Ada juga yang tak mengalami perubahan apa pun selepas mengikuti acara  tersebut. Tergantung masing-masing peserta. Sebab, perubahan dan nilai  positif bisa diperoleh jika datang dengan pikiran terbuka. “Namun,  kegiatan ini bukan tempat mesin cuci otak,” tegas Onggy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan paska mengikuti bootcamp juga dirasakan Yamal Hasmanan.  Presiden direktur sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti ini  menjadi anggota FFG sejak pertengahan 2009 lalu. “Ibarat mobil, saya  seperti melakukan &lt;em&gt;reengine&lt;/em&gt; dan siap untuk melaju di sirkuit apa pun,” paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu perubahan kecil yang dialami Yamal adalah lenyapnya  kebiasaan merokok. Padahal, ia termasuk perokok aktif selama 25 tahun.  Baik di mobil, di rumah, maupun di kantor, dia tak bisa meninggalkan  kebiasaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah mengikuti &lt;em&gt;bootcamp&lt;/em&gt; selama tiga hari, Yamal merasa  harus berubah. Dan, perubahan paling mudah yang bisa dilakukannya adalah  berhenti merokok. Padahal, sebelumnya, berhenti merokok ia anggap  sebagai hal yang paling sulit untuk dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu saja, perubahan hidup Yamal tak cuma soal rokok. Dia mengaku,  banyak hal positif yang diperolehnya. Menjadi lebih sabar, misalnya.  Padahal sebelumnya, Yamal termasuk orang yang arogan dan tak sabaran. Ia  pun merasa makin mesra dengan keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai orang nomor satu di perusahaannya, Yamal juga sebelumnya  harus menjaga jarak dan citra di depan para karyawannya. Kini, ia selalu  tersenyum dan menyapa semua karyawan, dari satpam hingga &lt;em&gt;office boy&lt;/em&gt;. “Karyawan saya sekarang menjuluki saya &lt;em&gt;funky director&lt;/em&gt;,” katanya bangga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi anggota FFG, perubahan ke arah yang lebih baik tidak hanya  dinikmati sendiri saja. Bagi komunitas ini, nilai-nilai positif yang  mereka dapat harus disebarkan kepada sesama, baik di lingkungan  keluarga, kerja, maupun sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah yang dirasakan Sudarmono Djoko Nugroho yang menjadi anggota  FFG sejak pertengahan 2008 lalu. Mulanya, hanya istrinya, Ary Hellya,  yang ikut FFG. Ia sendiri tak tertarik dengan kegiatan sang istri. “Saya  juga semula tidak mendukung kegiatan tersebut karena kesannya cuma  menghabiskan waktu,” ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berbagi kasih&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, suatu ketika, Sudarmono dipaksa untuk mengikuti sebuah  kegiatan FFG yang dikenal dengan nama D&amp;amp;A Nite. Acara ini merupakan  seminar yang diadakan tiap tiga bulan sekali. Tak jauh dengan Welty  Cell, kegiatan ini juga berisi mengenai pengembangan diri, kepemimpinan,  komunikasi, dan kewirausahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, saat mengikuti acara tersebut, Sudarmono mendengarkan testimoni  dari salah seorang anggota. Kisah yang memilukan itu ternyata mampu  menyentuh kebekuan hati Sudarmono selama ini. Tanpa sadar, ia pun  menangis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, lama sudah Sudarmono tak bisa menangis. Bahkan, saat anaknya  meninggal dunia sekali pun, dia tak menitikkan air mata. Kematian, bagi  Sudarmono, adalah sebuah takdir yang tak perlu ditangisi. “Namun, malam  itu, saya menangis dan merasa hidup saya ternyata masih begitu  beruntung,” aku Sudarmono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa malam itu benar-benar mengubah pria yang menduduki jabatan &lt;em&gt;vice president business development&lt;/em&gt;  sebuah perusahaan kontraktor minyak dan gas asing ini. Sejak itu,  Sudarmono bergiat di komunitas tersebut dan aktif mengajak teman-teman  dan koleganya bergabung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak cuma sampai di situ. Sudarmono pun menularkan nilai-nilai positif  yang ia peroleh kepada orang-orang di sekitarnya. Sebab itu, ruang  kantornya selalu terbuka untuk siapa pun yang memiliki masalah. Ia juga  menjadi semakin banyak membantu orang lain. “Bagi saya, kebahagiaan  adalah jika kita bermanfaat buat lingkungannya,” ujar Sudarmono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kegiatan nyata komunitas ini lainnya adalah FFG Berbagi  Kasih yang diadakan setiap tiga bulan sekali. Kegiatan ini serupa bakti  sosial untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, seperti panti asuhan  maupun panti jompo. “Bukan cuma membantu materi, tapi juga mengajak  mereka ngobrol,” imbuh Onggy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Raoul Rubben, salah satu anggota FFG asal Kamerun, mengakui manfaat  besar yang ia peroleh dari komunitas ini. FFG sudah memberikan banyak  perubahan yang berarti bagi diri dan hidupnya. Karena itu, “Saya  berharap sekali, bendera FFG bisa berkibar di seluruh Afrika,” ujar pria  yang berprofesi sebagai dokter ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ingin bergabung di Club Ini : Hub o81703742054&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;                &lt;/div&gt;                   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-1749431666692451824?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/1749431666692451824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=1749431666692451824&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1749431666692451824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1749431666692451824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2011/12/mengembangkan-kualitas-dan-berbagi.html' title='MENGEMBANGKAN KUALITAS DAN BERBAGI NILAI POSITIF'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5720624272489037548</id><published>2011-11-20T17:20:00.002-08:00</published><updated>2011-11-20T17:59:18.146-08:00</updated><title type='text'>EVIDENCE BASE MEDICINE (EBM)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-LMSzbyxcSBU/TsmwP_O_EJI/AAAAAAAAAQw/eFUr6Y6vq7E/s1600/medicine.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 92px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-LMSzbyxcSBU/TsmwP_O_EJI/AAAAAAAAAQw/eFUr6Y6vq7E/s200/medicine.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677262593996034194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:lsdexception&gt; &lt;/w:lsdexception&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-fareast-language:EN-US;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:latentstyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;EBM adalah penggunaan teliti, tegas dan bijaksana berbasis bukti saat membuat keputusan tentang perawatan individu pasien. Praktek EBM berarti mengintegrasikan individu dengan keahlian klinis &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;terbaik eksternal yang tersedia bukti dari penelitian sistematis (DL Sackett).&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;EBM &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ini digunakan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;ebagai&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt; Paradigma baru ilmu kedokteran &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;Dasar &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;p&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;raktek kedokteran h&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;r&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;u&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;s berd&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;r bukti&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" lang="EN-US" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ilmiah yg terkini dan dipercaya (baik klinis maupun statistik)&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12pt;" &gt;Mengapa EBM Diperlukan ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;I&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;nfromasi selalu berubah (update) ttg diagnose, prognosis, terapi dan pencegahan, promotif dan rehabilitatif sangat diperlukan dlm praktek sehari-hari &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Info tradisional (text book) dianggap tidak layak pada saat ini &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Informasi detailer sering keliru dan menyesatkan &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Bertambahnya pengalaman klinik kemampuan mendiagnose (clinical judgement) juga meningkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetapi kemampuan ilmiah serta kinerja klinik menurun secara bermakna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Meningkatnya jumlah P&lt;/span&gt;asien&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; -&amp;gt; waktu pelayanan semakin banyak -&amp;gt; waktu update ilmu semakin berkurang &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apa sih sebenarnya EBM itu ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Merupakan Keterpaduan antara :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Bukti ilmiah yg berasal dari      studi yg dipercaya (best research evidence)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Keahlian Klinis (clinical      expertise)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Nilai-nilai yang ada dalam      masyarakat (patient values)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nah sekarang kita tahu untuk menjadi EBM ternyata tidak cukup mengandalkan bukti ilmiah saja tetapi keahlian klinis dan nilai-nilai yang ada dimasyarakat tetap menjadi suatu pertimbangan yang penting...ok &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selamat bagi teman-teman praktisi yang telah melakukan praktek.... mari kita kembangkan dan kita padukan pengalaman praktek, pengalaman mengelola pasien &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan nilai-nilai yang ada dimasyarakat dengan bukti ilmiah ..... dari sini anda punya kontribusi BESAR dalam menyumbangkan apa yang disebut dengan EVIDENCE BASE MEDICINE...&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5720624272489037548?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5720624272489037548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5720624272489037548&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5720624272489037548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5720624272489037548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2011/11/evidence-base-medicine-ebm.html' title='EVIDENCE BASE MEDICINE (EBM)'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-LMSzbyxcSBU/TsmwP_O_EJI/AAAAAAAAAQw/eFUr6Y6vq7E/s72-c/medicine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-3431029202030970924</id><published>2011-02-19T00:41:00.000-08:00</published><updated>2011-02-22T04:50:13.473-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-pvoXSveJFZI/TWOww_dsh1I/AAAAAAAAAQU/ggrWs8pd4X0/s1600/DSCF0575.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576495119331002194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-pvoXSveJFZI/TWOww_dsh1I/AAAAAAAAAQU/ggrWs8pd4X0/s400/DSCF0575.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;HARGA OBAT NAIK ?? BAGAIMANA SOLUSINYA ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Hari sabtu 19 feb 2010 jam 12.30 saya melihat berita di televisi swasta nasional yang membahas tentang kenaikan harga obat.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibeberapa media elektronikpun juga dibahas tentang kenaikan harga obat ... kutipannya sbb : Obat, baik generik maupun paten, hampir setiap tahun harganya naik, bisanya karena faktor inflasi dan biaya produksi. Terakhir, kenaikan terjadi januari sebulan lalu, ketika pemerintah menaikkan harga obat hingga 10%. Beberapa obat yang mengandung parasetamol kenaikan bahkan mencapai 43%. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;Lihat juga berita (Harga Obat ancam Kesehatan) &lt;a href="http://health.kompas.com/index.php/read/2011/02/21/06220676/Harga.Obat.Ancam.Kesehatan"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.indosiar.com/fokus/89530/kenaikan-harga-obat"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat adalah hasil produk industri yang berhubungan langsung dengan kebutuhan vital masyarakat banyak, sebagai pemakai masyarakat terkadang tidak tahu apa alasan kenaikan harga obat, yang masyakat tahu pada saat dia sakit dan membutuhkan obat mereka merasa tidak mampu atau terpaksa hanya bisa menebus sebagian dari resep dokter.Permasalahan klasik ini sebenarnya terjadi berulang-ulang. Dan sebenarnya tidak perlu dirisaukan dan tidak perlu khawatir, kenaikan harga obat adalah hal yang biasa. Yang tidak biasa adalah kalau masyarakat tidak menemui apotekernya yang ada diapotek. Kalau dulu dengan sedikitnya apoteker memang agak susah menemui apoteker diapotek, namun sekarang dengan telah bergesernya paradigma pelayanan kefarmasian dari drug oriented ke patient oriented menjadikan tantangan tersendiri bagi apoteker untuk memberikan pelayanan terbaiknya bagi pasien/masyarakat.Dan akan banyak manfaatnya apabila masyarakat mau berkonsultasi dengan apoteker mulai mendapatkan alternative pengobatan yang terbaik juga mendapatkan alternative biaya yang terjangkau.Sebagai contoh apabila masyarakat sakit batuk pilek disertai panas tinggi apabila masyarakat menebus resep obat bisa jadi akan mengeluarkan kocek puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Demikian halnya bila menderita tekanan darah tinggi, diabetes dsb yang memaksa Pasien harus mengkonsumsi obat terus menerus.Namun kalau masyarakat biasa memanfaatkan konsultasi dengan Apoteker, masyarakat akan mendapat solusi dan penjelasan yang terbaik dari apoteker pada saat menebus resep atau mendapatkan obat ... ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bisa konsultasi dengan apoteker kenapa tidak?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-3431029202030970924?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/3431029202030970924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=3431029202030970924&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/3431029202030970924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/3431029202030970924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2011/02/harga-obat-naik-bagaimana-solusinya.html' title=''/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pvoXSveJFZI/TWOww_dsh1I/AAAAAAAAAQU/ggrWs8pd4X0/s72-c/DSCF0575.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5758581194318956962</id><published>2011-02-19T00:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-19T00:41:19.716-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5758581194318956962?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5758581194318956962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5758581194318956962&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5758581194318956962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5758581194318956962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2011/02/blog-post.html' title=''/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-7851505916564743200</id><published>2011-01-17T05:11:00.000-08:00</published><updated>2011-02-03T05:01:56.646-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rB9qOfiMoDU/TTO-TZRV1FI/AAAAAAAAAOY/OZYs2Uu2RCA/s1600/DSC00126.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562999205143106642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_rB9qOfiMoDU/TTO-TZRV1FI/AAAAAAAAAOY/OZYs2Uu2RCA/s320/DSC00126.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kepedulian IKATAN APOTEKER INDONESIA (IAI) pada korban banjir di desa Patalan&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;“Sumbang Sembako dan Obat-obatan Senilai Rp. 25 Juta"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;(Jawapos - Radar Bromo 17 Januari 2011)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PROBOLINGGO&lt;/strong&gt; - Penderitaan yang dialami korban banjir di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, menggugah keprihatinan Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Probolinggo untuk menggelar aksi pengobatan gratis dan pembagian sembako di salah satu dusun yang terdampak langsung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menggandeng IBI (Ikatan Bidan Indonesia), PPNI (persatuan Perawat Nasional Indonesia), Pemilik Apotek diseluruh wilayah kota dan Kabupaten Probolinggo, IAI memberikan sumbangan senilai lebih dari Rp. 25 Juta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua IAI Cabang Probolinggo Drs.Suhartono,Apt mengungkapkan, "Jumlah warga Dusun Dawuan yang rumahnya hanyut kena banjir cukup banyak. Tak hanya rumah, hasil pertanian, motor dan hewan ternak mereka juga terseret arus air. Karena ini kami mengadakan pengobatan gratis di lokasi ini. Didukung oleh dr. Indro Muljono kepala Puskesmas Wonomerto kami memberikan pula obat gratis dan pijat fisioterapi bagi warga yang membutuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jumlah Kepala Keluarga yang memperoleh paket sembako dai IAI mencapai 74 KK. Selain mendapat paket sembako mereka juga memperoleh selimut, vitamin, antiseptik dan obat-obatan gratis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Organisasi Profesi Kefarmasian yang dulu bernama ISFI (Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia) juga memperoleh kiriman dari IAI Pusat dan Pengurus Daerah IAI Jogjakarta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman seluruh Indonesia juga mengirimkan bantuan berupa obat-obatan karena itu bila kebutuhan masyarakat dawuan sudah terpenuhi sisa obat yang masih banyak ini kami serahkan ke Dinkes Kabupaten Probolinggo untuk disalurkan ke korban erupsi gunung Bromo,"jelas Suhartono. (qie/adv)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-7851505916564743200?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/7851505916564743200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=7851505916564743200&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/7851505916564743200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/7851505916564743200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2011/01/bakti-sosial-ikatan-apoteker-indonesia.html' title=''/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rB9qOfiMoDU/TTO-TZRV1FI/AAAAAAAAAOY/OZYs2Uu2RCA/s72-c/DSC00126.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-3288309629069762383</id><published>2009-08-11T21:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T07:53:34.147-07:00</updated><title type='text'>MENJADI APOTEKER MANDIRI MENGAPA TIDAK ???</title><content type='html'>Memulai usaha apotek sendiri merupakan hal yang menakutkan sekaligus menarik. Mengapa? Disatu sisi ini dapat menimbulkan resiko besar karena item obat yang banyak, umur obat dibatasi (ada Expire date), harga obat bervariasi mula 100 perak sampai jutaan.&lt;br /&gt;Sehingga terkadang membingungkan dan dapat membikin pusing bila tidak dapat dikelola dengan baik dan professional oleh ahlinya yaitu apoteker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain ini adalah strategi kesempatan besar dalam membangun kehidupan berprofesi yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apa saja yang perlu kita persiapkan agar bisa membuat langkah sukses ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Lakukanlah semuanya dengan perencanaan sebaik-baiknya&lt;br /&gt;2. Carilah tempat yang dirasa tepat untuk dijadikan apotek (buat studi kelayakan)&lt;br /&gt;3. Pelajari ilmu lain karena Ilmu tentang kefarmasian saja belum cukup tetapi anda harus mempelajari Ilmu Manajemen pemasaran, manajemen SDM, Manajemen keuangan, ilmu komputer dll.&lt;br /&gt;4. Pengalaman kerja, bila anda apoteker yang baru lulus tidak ada salahnya anda belajar dulu dengan senior disekitar anda yang telah sukses mengelola apoteknya sendiri (magang).&lt;br /&gt;5. Belajar dari pengalaman&lt;br /&gt;Ingat Membangun usaha (enterprener) itu juga dimulai dari nol seperti kita menjalani pendidikan semuanya berawal dari kelas nol (TK) hingga ke Perguruan tinggi (Sarjana) dan untuk menjadi enterprener sejati tidak ada sekolahnya ...yang ada niat dan kemauan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Pengalaman saya mendirikan apotek :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Waktu itu Tahun 2004 walaupun saya dan istri saya adalah apoteker, tetapi pengalaman untuk menjalankan apotek adalah Nol,&lt;br /&gt;Walalupun saya dan Istri saya menjadi APA tapi tidak pernah berkecimpung dengan transaksi pembelian, penjualan dll, yang kami lakukan hanyalah dibelakang meja menanda tangani SP, tanda tangan gaji (akhir bulan), terkadang membantu AA dalam melaksanakan tugas kefarmasian di apotek. Ini saya lakukan kurang lebih 5 tahun dan terus terang saya hanya ke apotek paling sering seminggu sekali itu saja paling sekali datang maksimal 3 jam. Dengan pengalaman 5 tahun tidak membuat kami pintar tetapi sama saja tetap menjadi apoteker yang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal Nekat, kemauan dan keyakinan agar tidak dilecehkan oleh PSA atau profesi lain saya memberanikan diri mengambil alih apotek milik orang lain yang didirikan tahun 2002 dan lagi sekarat, kebetulan Apoteker Penanggung Jawab Istri saya sendiri karena PSA tidak bisa menjalankan roda usahanya akhirnya apotek tersebut dijual. Orang pertama yang ditawari apotek adalah saya sendiri karena ijin apotek atas nama istri saya.&lt;br /&gt;Omzet waktu itu hanya 300 rb per hari 10 Juta/ bulan. Stok obat 30 jt, karyawan 4 orang 1 apoteker, 2 AA, 1 Administrasi&lt;br /&gt;Agak susah memang untuk bisa menutup biaya operasional (BEP) apalagi balik modal (ROI) dengan kondisi seperti ini …belum lagi kalau membayangkan berapa banyak disekitar kami perawat dispensing, dokter dispensing, sales freelan dll, sepertinya pangsa pasar apotek semakin sempit&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;" Namun ditengah ketidak pastian saya tetap berprinsip nilai jual apotek akan dapat diperhitungkan kalau apotekernya terjun sendiri&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Setelah saya ambil alih saya harus melakukan berbagai langkah/kiat :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Manajemen apotek kami rubah&lt;br /&gt;2. Layout apotek kami rubah cerah &amp;amp; lebih fress&lt;br /&gt;3. Kami melakukan jadwal konsultasi apoteker bergantian dengan istri (Seperti jadwal praktek dokter Lihat gambar sebelah layout apotek dan jadwal praktek apoteker) dari sini kami juga dapat menggali kebutuhan dan keinginan pasien / masyarakat.&lt;br /&gt;4. Minggu /hari besar tetap kami buka&lt;br /&gt;5. Obat kami lengkapi&lt;br /&gt;6. Pelayanan prima coba kami bangun.&lt;br /&gt;7. Karyawan kami beri seragam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengalaman yang kita petik dari hal seperti ini selain ilmu kefarmasian kita yang lebih matang ada ilmu lain yang kita dapatkan yaitu ilmu dagang, ilmu perpajakan, ilmu SDM, hubungan dengan masyarakat, pemerintahan, dll dan sepertinya kita betul-betul dapat dikatakan apoteker sejati yang tahu akan segala penyakit, segala obat dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berjalannya waktu, masyarakat semakin mengenal apotek, mereka ternyata senang sekali dapat konsultasi dengan apoteker, kami juga membangun komunikasi dengan dokter, bila pasien mempunyai penyakit yang perlu diperiksa dokter saya sarankan ke dokter dulu dengan lebih dulu saya mengontak dokternya disekitar apotek kami dan efeknya dokternya sungkan melakukan dispensing dan pasien kembali ketempat kami melakukan konsultasi dengan kami tentang resepnya dan kalau dihitung-hitung nilai resep lebih besar dibanding kalau kami melakukan swamedikasi seperti menjual antasid, antibiotik, obat penghilang rasa sakit dll lama kelamaan hubungan kami dengan dokter juga terbangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;Dan ternyata masyarakat yang memerlukan apotek bukan hanya orang awam/masyarakat kecil saja tetapi mereka bisa berasal dari tenaga kesehatan, pejabat pemerintahan, anggota dewan, tokoh masyarakat, tokoh agama dll ini yang jarang kita temukan dapat berkomunikasi secara langsung dengan mereka, dari hati-kehati, disaat mereka membutuhkan demi kesembuhan dan perjuangan melawan penyakitnya…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lama kelamaan omzet harian meningkat dari Rp. 300 rb, 10 jt/bl tahun 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2006 meningkat menjadi 60 jt per bulan, dan tahun 2007 modal kami sudah kembali..&lt;br /&gt;Tahun 2008) menjadi 2,5 juta per hari 70-80 jt/bulan dan sekarang mulai ada perkembangan rata-rata hampir mendekati 100jt/bln.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Karyawan kami bertambah seiring kebutuhan Apotek menjadi 8 orang { 1 APA (istri saya)+ 1 Saya sendiri (sekarang tidak menjadi APA di apotek lain karena lebih konsentrasi di apotek sendiri)+ 1Apoteker pendamping }, 2AA, 1 Administrasi, 1 juru Resep. 1 petugas kebersihan belum lagi sekarang ditambah 2 APoteker magang (yang betul-betul bekerja mulai melakukan pekerjaan juru resep sampai pekerjaan apoteker) agar nanti selepas magang bisa lebih mandiri dan tahu akan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berfikir ternyata dari sebuah apotek kita bisa menciptakan lapangan kerja, menghidupi orang banyak, kita bisa menyumbang pajak buat Negara, kita bisa mengabdikan keilmuan kita bagi masyarakat, dibuat PKP Profesi apoteker bagi perguruan Tinggi, dibuat belajar magang bagi apoteker baru yang masih belum tahu seluk beluk praktek kefarmasian diapotek secara utuh beserta enterprenernya dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang target kami tinggal mengembangkan apotek, membuka apotek baru atau melakukan diversifikasi usaha ..... dari sisi bisnis sah-sah saja namun sebagai seorang apoteker disinilah kita dituntut secara moral membantu teman sejawat kita untuk berwirausaha membangun apoteknya sendiri disaat kita dalam posisi punya kelebihan &amp;amp; kemampuan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kita semua dapat menjalani praktek profesi yang mandiri..&lt;br /&gt;Praktek yang jauh dari intervensi pihak lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;praktek yang tidak tergantung pemilik modal,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi pemilik modal yang tergantung pada kita Apoteker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;Saya punya cita-cita seandainya semua sejawat apoteker dapat melakukan praktek kefarmasian diapotek seperti ini ..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;Betapa indahnya dunia profesi apoteker&lt;br /&gt;Mari kita perbaiki Apotek kita ...&lt;br /&gt;Rumah kita sendiri ..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;Tempat melakukan praktek profesi &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;dan mengabdikan diri pada sesama&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;bagi seluruh umat manusia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sesuai dengan sumpah Profesi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;A P O T E K E R&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Hidup Apoteker ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Jayalah Profesiku ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-3288309629069762383?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/3288309629069762383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=3288309629069762383&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/3288309629069762383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/3288309629069762383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/06/usaha-apotek-sendiri-mengapa-tidak.html' title='MENJADI APOTEKER MANDIRI MENGAPA TIDAK ???'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-4518511951338695035</id><published>2009-07-16T13:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T13:01:22.045-07:00</updated><title type='text'>DISKUSI SEPUTAR FARMASI KOMUNITAS &amp; KLINIK</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Asetosal dosis rendah kenapa berbeda pelabelannya : satu obat Keras satu Bebas ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaan ini  sering kita temui  di apotek tempat kita praktek.&lt;br /&gt;Apalagi saat kita membimbing Mahasiswa PKP / Apoteker Magang&lt;br /&gt;atau menjelaskan langsung kepada pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua obat ini sama-sama  mempunyai kandungan bahan aktif asam asetil salisilat 80 mg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;ASPILET&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ditujukan menurunkan panas/demam pada anak-anak&lt;br /&gt;Dosis ½ - 2 Tablet 3x sehati tergantung umur dan berat badan.&lt;br /&gt;Mekanisme yang diharapkan : bekerja dengan mempengaruhi pusat pengatur suhu di hipotalamus sehingga dapat menurunkan demam dan penghambat pembentukan prostaglandin sehingga dapat meringankan rasa sakit.&lt;br /&gt;sifat terapinya jangka pendek (2-5 hari), absorbsi cepat (lewat lambung).&lt;br /&gt;Apakah sediaan ini bisa menyebabkan perdarahan?&lt;br /&gt;Jawabannya bisa. Apalagi bila dikonsumsi jangka panjang.&lt;br /&gt;Untuk itu di kontraindikasikan terhadap Penderita tukak lambung (maag), haemofilia dan trompositopenia karena dapat meningkatkan terjadinya resiko perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;THROMBO ASPILET&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Di Tujukan untuk pasien miokard akut atau paska stroke.&lt;br /&gt;Umumnya 1 tablet setiap hari namun terkadang bisa 2 tablet setiap hari.&lt;br /&gt;Pemakaiaannya jangka panjang dan bisa  bertahun-tahun, untuk itu bentuk sediaan dibuat Salut Enteric yang diharapkan pecah di usus bukan lambung. Sehingga resiko perdarahan lambung dapat di cegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme yang diharapkan adalah terjadinya  penghambatan terbentuknya tromboksan A2, suatu senyawa yang berfungsi sebagai vaso konstriktor yang menyebabkan penimbunan platelet dan kemungkinan besar menyebabkan pembekuan darah. Dalam dinding-dinding pembuluh darah penghambatan enzim tersebut mencegah pembentukan prostasiklin  yang berfungsi sebagai vasodilator dan mempunyai anti agregasi yang berpotensi sebagai anti trombosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasien Miocard Akud atau pasca stroke pun obat ini juga tetap di kontra indikasi kan bila penderita mengalami riwayat tukak lambung (maag), haemofilia dan trompositopenia karena dapat meningkatkan terjadinya resiko perdarahan dan penderita yang sedang diterapi dengan anti koagulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa satu obat bebas satunya obat keras ?&lt;br /&gt;Karena dalam satu bahan aktif  bisa ditujukan dengan tujuan berbeda :&lt;br /&gt;Penurun panas &amp;amp; Anti thrombosis/Anti Platelet.&lt;br /&gt;Dan ini diproduksi dengan maksud dan tujuan yang berbeda sehingga muncul  dua bentuk sediaan dan dua pelabelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ada alasan lain  ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-4518511951338695035?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/4518511951338695035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=4518511951338695035&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/4518511951338695035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/4518511951338695035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2009/07/diskusi-seputar-farmasi-komunitas.html' title='DISKUSI SEPUTAR FARMASI KOMUNITAS &amp; KLINIK'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-891910988640596992</id><published>2009-07-01T05:03:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T05:05:15.887-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;PERMENKES Sertifikasi Nakes  PERLUKAH BAGI APOTEKER ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;MENINDAKLANJUTI RANCANGAN SERTIFIKASI NAKES&lt;br /&gt;yang dimuat dalam website isfi jawa timur  &lt;a href="http://www.isfijatim.org/"&gt;www.isfijatim.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(oleh Drs. Suhartono,Apoteker)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita cermati produk hukum di Indonesia :&lt;br /&gt;Di Indonesia Undang-undang yang mengatur tentang praktek dokter dan drg sudah ada yaitu UU kedokteran. Dengan adanya produk hukum UU kedokteran maka segala hal yang berkaitan dengan praktek dokter &amp;amp; dokter gigi termasuk registrasi, sertifikasi  dan lisensinya jelas semua ada aturannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan produk hukum yang mengatur tentang praktek apoteker belum ada ..&lt;br /&gt;Disini peran pemerintah Cq Menteri kesehatan bersama organisasi profesi apoteker seharusnya  melakukan langkah langkah kongkrit menindak lanjuti hal ini.&lt;br /&gt;Sehingga hal yang berkaitan dengan praktek apoteker termasuk registrasi, sertifikasi  dan lisensinya belum jelas aturannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang tidak terkait dengan Produk hukum yang lebih tinggi (UU) Aturan Menteri  tidak akan berarti.&lt;br /&gt;Ada sebagian kalangan yang berpikir sempit dan melakukan jalan pintas dengan memasukkan apoteker kedalam Rancangan Permenkes tentang serifikasi nakes yang sebenarnya diperuntukkan bagi tenaga terampil bidang kesehatan Mulai setingkat SMA s/d D3 (mari kita lihat lampirannya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran I&lt;br /&gt;Peraturan Menteri Kesehatan Nomor ... tentang Sertifikasi, Registrasi, dan Lisensi Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Tenaga Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga kesehatan terdiri dari:&lt;br /&gt;1.            Perawat;&lt;br /&gt;2.            Bidan;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;3.            Apoteker;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;4.            Analis Farmasi;&lt;br /&gt;5.            Asisten Apoteker;&lt;br /&gt;6.            Epidemiologi Kesehatan;&lt;br /&gt;7.            Entomolog Kesehatan;&lt;br /&gt;8.            Mikrobiolog Kesehatan;&lt;br /&gt;9.            Penyuluh Kesehatan;&lt;br /&gt;10.       Administrator Kesehatan;&lt;br /&gt;11.       Sanitarian;&lt;br /&gt;12.       Nutrisionis;&lt;br /&gt;13.       Dietisiens;&lt;br /&gt;14.       Fisioterapis;&lt;br /&gt;15.       Okupasi Terapis;&lt;br /&gt;16.       Terapis Wicara;&lt;br /&gt;17.       Radiografer;&lt;br /&gt;18.       Teknisi Gigi;&lt;br /&gt;19.       Teknisi Elektromedis;&lt;br /&gt;20.       Analis Kesehatan;&lt;br /&gt;21.       Refraksionis Optisien;&lt;br /&gt;22.       Ortotik Prostetik;&lt;br /&gt;23.       Teknisi Transfusi;&lt;br /&gt;24.       Perekam Medis;&lt;br /&gt;25.       Akupuntur;&lt;br /&gt;26.       Teknik Cardiovaskuler;&lt;br /&gt;27.       Fisikawan Medis;&lt;br /&gt;28.       Perawat Gigi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide Ini harus kita cermati ...&lt;br /&gt;Saya tidak tahu siapa yang punya ide dengan melakukan jalan pintas seperti ini ... &lt;br /&gt;Yang jelas draftnya ada&lt;br /&gt;Dan ini akan berdampak sangat berbahaya bila nantinya betul-betul direalisasikan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Beberapa hal fundamental yang  harus kita pikirkan lebih serius&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Nama organisasi profesi :&lt;br /&gt;   diera kompetensi berbasis profesi seharusnya ISFI yang notabene anggotanya adalah Apoteker lebih berpikir bijak untuk mengikatkan diri dalam organisasi profesi apoteker bukan organisasi kesarjanaan seperti sekarang ini (Sarjana Farmasi)&lt;br /&gt;   Organisasi Profesi apoteker harus segera di bentuk dan diikrarkan apakah ISFI kembali merubah namanya menjadi Ikatan Apoteker Indonesia dalam konggres ISFI Des 2009 nanti atau tetap ada ISFI kemudian dibentuk organisasi apoteker baru (ini tergantung hasil Konggres nanti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Praktek profesi harus  lebih ditingkatkan frekuensinya&lt;br /&gt;      Bagi sejawat apoteker  mari kita tunjukkan profesionalisme apoteker kita. Khususnya bagi yang melakukan praktek kefarmasian di apotek maupun rumah sakit mari kita tunjukkan kemampuan dan kompetensi kita agar dapat berdampak langsung dan dapat dinikmati masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Magang bagi apoteker baru yang akan melakukan praktek kefarmasian di Apotek harus lebih diintensifkan.&lt;br /&gt;      Pengalaman saya dalam membimbing apoteker yang baru lulus dan magang di apotek. Banyak hal positif yang didapat oleh apoteker lulusan baru saat melakukan magang baik segi ketrampilan melakukan tindakan teknis kefarmasian  kemampuan dalam melakukan KIE dan pharmaceutical care di apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sangat disayangkan apabila kemampuan dan keahlian seorang apoteker diperlakukan dan dikelompokkan dalam tenaga terampil setingkat D3 oleh orang – orang yang tidak mengerti atau orang-orang yang mengecilkan arti profesi Apoteker&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-891910988640596992?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/891910988640596992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=891910988640596992&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/891910988640596992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/891910988640596992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2009/07/permenkes-sertifikasi-nakes-perlukah.html' title=''/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-2113769043405695831</id><published>2009-05-05T19:05:00.001-07:00</published><updated>2009-05-05T19:05:42.766-07:00</updated><title type='text'>RANGKAP JABATAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan yang lalu (sekitar bulan maret) ada pemeriksaan rutin Balai POM di wilayah Probolinggo sebagaimana biasa pemeriksaan di apotek tidak mendapatkan temuan yang berarti namun tiba pada pemeriksaan di Rumah Sakit Swasta ada temuan tentang Apoteker penanggung jawab instalasi farmasi di RS Swasta tersebut merangkap jabatan dengan menjadi penanggung jawab apotek di tempat lain. Balai POM Memberi saran agar Apoteker tersebut tidak merangkap jabatan dengan memilih salah satu  menjadi pengelola apotek atau menjadi penanggung jawab di Instalasi farmasi RS Swasta tersebut.&lt;br /&gt;Hal ini menjadi sangat menarik untuk dibahas disaat kita ingin menciptakan pelayanan farmasi yang paripurna dengan menegakkan profesionalisme ditengah isu yang berkembang seperti  TATAP, Uji Kompetensi dll. &lt;br /&gt;Kasus seperti diatas sepertinya sudah wajar dan umum terjadi di masyarakat kita, dahulu hal tersebut malah jarang kita temui seorang pegawai negeri yang tidak merangkap jabatan dengan menjadi APA apotek  swasta. Dan sepertinya sudah kebanggaan bila kita menjalaninya dengan pekerjaan ganda tersebut.&lt;br /&gt;Namun sekarang masihkah kita lanjutkan budaya tersebut ? ditengah menjamurnya lulusan apoteker yang belum mendapatkan tempat praktek profesi / pekerjaan yang layak ? Istilah praktek profesi dan pekerjaan sepertinya dua hal yang perlu diperdebatkan, namun kedua-duanya sama membutuhkan waktu dan tenaga untuk menjalankannya.&lt;br /&gt;Seorang apoteker yang berpraktek profesi diapotek mereka minimal menyediakan waktu luangnya untuk berada diapotek selama jam buka apotek / shift apotek (6-8 Jam) . Demikian halnya seorang apoteker yang bekerja di pemerintahan, Perguruan Tinggi, BPOM, RS, Militer dll mereka mencurahkan waktu, tenaga pikiran dan profesinya di institusi tersebut. &lt;br /&gt;Secara fisik seorang yang sudah bekerja ditempat lain kemudian sore harinya bekerja lagi di tempat lain lagi mustahil dilakukan bila yang bersangkutan memang benar-benar bekerja/melaksanakan pekerjaan tersebut. Perangkapan pekerjaan/profesi dengan bekerja / menjadi penangung jawab di dua tempat akan berakibat salah satu tempat yang dikalahkan / jarang dikunjungi. Hal ini sudah umum dan  banyak terjadi.&lt;br /&gt;            Organisasi profesi apoteker (ISFI) yang memiliki kewenangan membina anggotanya tentunya sudah saatnya melakukan pembenahan-pembenahan internal baik dijajaran pengurus dan anggotanya untuk mengevaluasi hal ini agar out put pelayanan kefarmasian  dapat lebih dipertanggung jawabkan. &lt;br /&gt;            Ada hal yang tidak populer yang patut kita pertimbangkan yaitu dengan tidak memberikan rekomendasi atau menyadarkan kepada apoteker yang akan melakukan praktek profesi / pekerjaan rangkap tersebut agar memilih salah satu... Terima kasih .  Ada masukan ?&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-2113769043405695831?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/2113769043405695831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=2113769043405695831&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2113769043405695831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2113769043405695831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2009/05/rangkap-jabatan.html' title='RANGKAP JABATAN'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-6610155518623821953</id><published>2009-03-20T18:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T18:06:42.429-07:00</updated><title type='text'>DEXTROMETHORPHAN</title><content type='html'>Seperti kita ketahui banyak penyalahgunaan pemakaian obat bebas terbatas  golongan penekan batuk ini dikalangan anak-anak remaja….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin di apotek teman sejawat  pernah/sering didatangi seorang mengaku  pasien membeli obat Dextromethorpan tab …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita menyikapinya sebagai apoteker/tenaga kesehatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu kita informasikan kepada pasien tersebut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa konsekuensinya terhadap hukum di Negara kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang punya pengalaman atau dapat member I saran ???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-6610155518623821953?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/6610155518623821953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=6610155518623821953&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6610155518623821953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6610155518623821953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2009/03/dextromethorphan.html' title='DEXTROMETHORPHAN'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-2570984824742255469</id><published>2009-01-25T06:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-25T06:38:26.937-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#660000;"&gt;BENARKAH PROFESI APOTEKER TIDAK TERGANTIKAN/TIDAK DIPERLUKAN ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira argument dari pejabat isfi pada saat memberikan pencerahan kepada anggotanya dan pendapat sebagian orang tentang profesi Apoteker. Namun benarkah demikian halnya ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mari kita lihat potret kefarmasian (khususnya Farmasi komunitas) di Indonesia …&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;DI Indonesia dalam pendirian Apotek dikenal istilah APA (apoteker pengelola Apotek) dan PSA(Pemilik Sarana Apotek) dan tenaga kerja yang direkomendasi oleh pemerintah (Apoteker,Asisten Apoteker, Juru resep dan tenaga administrasi). Konsep ini kelihatannya dianggap sudah baik dan sudah baku untuk pelayanan kefarmasian di masyarakat. Dari sini dapat kita lihat untuk melayani pasien di apotek tenaga yang terlibat adalah PSA,APA,AA, Juru Resep, tenaga administrasi.Namun Apa yang terjadi ? Pada saat tidak ada APA maka yang terlibat adalah PSA,AA,Juru resep dan tenaga administrasi….Pada saat tidak ada tenaga APA dan AA maka dapat kita bayangkan bagaimana pelayanan kefarmasian di Apotek …..Permasalahan seperti ini terkadang dimanfaatkan oleh PSA untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dengan mempekerjakan 1 APA non aktif, 1 AA dan banyak tenaga non kefarmasian (SMP,SMA) untuk membantu usaha apoteknya…. APAKAH INI TIDAK TERGANTIKAN/TIDAK DIPERLUKAN ...&lt;br /&gt;Lalu bagaimana sikap pejabat pemerintahan di Dinas kesehatan &amp;amp; Pejabat ISFI dalam mengantisipasi hal seperti ini ….&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mari kita lihat potret kefarmasian di Negara tetangga Singapura…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;DI Singapura nama apotek dikenal dengan istilah Pharmacy … Petugas yang terlibat dalam pelayanan kefarmasian disana adalah Pharmacist dan tenaga teknis kefarmasian. Setiap Pharmacy buka di tunggu oleh 1 tenaga Pharmacist dan 1 tenaga teknis farmasi. Tidak ada PSA dan tenaga non farmasi yang terlibat dalam pelayanan kefarmasian …. Saat saya berkunjung ke singapura saya sempatkan berkomunikasi dan berkenalan dengan tenaga pharmacist disana, dalam hati saya sangat kagum dengan pelayanan kefarmasian di singapura yang begitu konsisten dilaksanakan oleh tenaga kefarmasian …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mari kita lihat potret kefarmasian di Negara lainnya di Saudi ARABIA …&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tanggal 27 November 2008 s/d 26 Desember 2008 saya kebetulan sedang menunaikan ibadah haji di mekah dan Madinah dan pada saat yang bersamaan saya sempatkan melihat pelayanan kefarmasian di sana …Saudi Arabia adalah Negara dengan penduduk yang tidak begitu banyak, sehingga untuk tenaga kerja mereka banyak mendatangkan dari Negara tetanga di sekitarnya bahkan dari Indonesa (yang kita kenal dengan istilah TKI)Di mekah dan madinah secara umum kegiatan kefarmasian hampir sama dengan di Indonesia.Kalau di Indonesia di sebut Apotek, disana disebut PharmacyLuas apotek/Pharmacy mulai 15m2 hingga lebih dari 100m2.Jarak antar apotek/Pharmacy kurang lebih 50 s/d 100 m&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Disana ada apotek milik perseorangan seperti Al nada Pharmacy dllNamun ada pula milik pengusaha besar seperti Al Nahdi Pharmacy, United Pharmacy, Taher Pharmacy dll. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Hal yang menarik di sana adalah seluruh pelayanan kefarmasian di apotek/pharmacy dijaga oleh pharmacist, tidak ada tenaga selain apoteker/pharmacist diapotek/pharmacy (PSA,AA,Juru resep sekalipun) ... seandainya hal seperti ini diterapkan di Indonesia mungkin disebut kebijakan yang super extrem ... padahal tenaga pharmacist di saudi arabia relatif sedikit kebanyakan pendatang dari negara lain - jazirah arab (iran, yaman, oman, india dll) namun betapa besar perhatian pemerintah pada dunia farmasi di sana.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Mekah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di mekah kebetulan saya menginap di hotel As Sowfah jaraknya hanya 50 M dari Masjidil Haram dan di lantai dasar ada komplek pertokoan dan disana ada Al Nada Pharmacy, saat saya masuk saya dapati seorang warga india sendirian namanya Shake usia kurang lebih 30 th saya memperkenalkan diri bahwa saya adalah Pharmacist dari Indonesia, mereka sangat senang berkenalan dengan kami, dan kebetulan mereka adalah pharmacist yang dinas pagi sendirian. Disana ada dua pharmacist yang bertugas satu tugas shift pagi/siang, dan satu pharmacist jaga shift sore/Malam. (lihat gambar lelaki berbaju merah adalah pharmacist dari india)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Madinah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat melaksanakan kegiatan Arbain di Masjid Nabawi Madinah selama 40 waktu sholat (8 hari) Saya juga berkesempatan berkenalan dengan pharmacist di madinah dan di komplek pertokoan banyak Pharmacy/Apotek, saat saya masuk saya dapati seorang tinggi besar memakai jas warna putih (perbedaannya dengan di mekah dimedinah semuanya lebih teratur bahkan pharmacistpun semuanya memakai jas putih saat bertugas di apotek/pharmacy), saya memperkenalkan diri bahwa saya dan istri saya adalah Pharmacist dari Indonesia, mereka sangat antusias dan senang berkenalan dengan kami, dan mereka bangga sebagai Pharmacist. Dan di dinding sebelah tempat kerjanya terpampang surat Penugasan yang ditempel didinding Pharmacy tersebut dan kebetulan mereka adalah owner dari apotek namanya Abdurahman beliau berasal dari negeri Oman kami sempat berbicara panjang lebar tentang pelayanan kefarmasian disana. Darihasil dialog tersebut Setiap Pharmacy/apotek semuanya dijaga oleh Pharmacist tidak ada tenaga lain selain apoteker/pharmacist pada saat jam buka pharmacy/apotek. Sewaktu saya tanya ada berapa Pharmacist di pharmacy tersebut? Beliau menjawab ada 5 Pharmacist yang bertugas di Pharmacy yang berukuran tidak seberapa lebar-kira-kira 4x5 m2 yang diatasnya ada gudang di atapnya dengan ukuran yang sama 4x5 m2. Pagi 1 Pharmacist, Siang 1 Pharmacist , malam jam 18.00-21.00 dijaga 3 Pharmacist semuanya pharmacist laki-laki.Semua kegiatan kefarmasian baik pelayanan maupun kegiatan administrasi dilaksanakan oleh Pharmacist. Dan mereka memunyai wewenang penuh dalam memberikan obat kepada pasien di pharmacy tersebut. Saya singgung tentang clinical Pharmacist mereka mengiyakan dan melakukan semuanya itu.Masih belum puas dengan tempat tersebut saya mencoba melihat Apotek terbesar disana Namanya Al Nahdi Pharmacy, al Nahdi Pharmacy termasuk jaringan apotek terbesar di Saudi Arabia ternyata semuanya sama dijaga oleh Pharmacist saat jam buka Apotek/Pharmacy bahkan terkadang dua atau tiga saat jam buka Pharmacy.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Dalam Hati saya berfikir di negeri Saudi Arabia ternyata pelayanan kefarmasiannya sangat bagus dan mereka bangga dengan semua ini, tidak perduli itu milik konglomerat/perorangan semuanya tetap dijaga Pharmacist saat jam buka pharmacy. Saya tidak membahas tentang Tatap dengan pharmacist disana tetapi saya sudah melihat sendiri bagaimana pelayanan kefarmasian di sana.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Dalam hati saya berkata memang benar PROFESI APOTEKER ADALAH PROFESI YANG TIDAK TERGANTIKAN tapi Cuma di arab Saudi banyak saya temui dan sedikit sekali di Negara lain termasuk di IndonesiaDan untuk mewujudkan ini semua tentunya peran birokrasi pemerintah dan didukung peran organisasi profesi Apoteker sangat menentukan … karena semua itu system perundang-undangan dan hukum yang mengatur…Kalau sejawat kebetulan melaksanakan ibadah Haji/Umroh sempatkan melihat Pelayanan Pharmacy disana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Disaat kita bingung bicara TATAP ternyata dinegara lain sudah memulai dengan bijak…Dan dengan jumlah apoteker yang begitu banyak di Indonesia sekarang ini seharusnya kita bisa melaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-2570984824742255469?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/2570984824742255469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=2570984824742255469&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2570984824742255469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2570984824742255469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2009/01/benarkah-profesi-apoteker-tidak.html' title=''/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5851203458639676746</id><published>2008-10-20T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T20:13:55.103-07:00</updated><title type='text'>ANTARA RESEP CODEIN &amp; SERTIFIKAT KOMPETENSI</title><content type='html'>Beberapa tahun yang lalu apotek saya mendapatkan resep Codein tab 10 mg sejumlah 20 tab dan saya putuskan tidak saya layani karena saya anggap tidak rasional …&lt;br /&gt;pasien bertanya kenapa ? akhirnya saya jelaskan bahwa resep tersebut tidak rasional karena tidak diikuti oleh resep lain yang berkaitan dengan penyakit yang diderita pasien tersebut .. Usut punya usut ternyata si pasien tersebut sudah mendapat beberapa obat lain Antibiotik, Obat analgesic antipiretik, vitamin dll di tempat praktek dokter, karena pasien membutuhkan obat penekan batuk kuat (gol narkotika) maka si dokter tersebut menuliskan resep codein saja…Bag tanggapan sejawat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya mendapatkan resep yang serupa …&lt;br /&gt;seorang ibu yang menebus resep yang berisi codein 10 mg sejumlah 30 tab ?&lt;br /&gt;Kali ini dengan dokter yang berbeda …&lt;br /&gt;Kemudian saya panggil pasiennya ...saya tanya yang sakit siapa? sakitnya apa? alamatnya di mana? apa sudah diberi obat lain selain obat yang ditebus diatas ?&lt;br /&gt;Ternyata ... apa jawabannya ....Si pasien menjawab yang sakit ibu saya, saya seorang dokter yang bertugas di puskesmas xyz kebetulan kehabisan obat tsb... obat lainnya sudah ada namun karena kehabisan codein di puskesmas terpaksa saya tebuskan di apotek....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meyakinkan kami Si dokter tersebut mengeluarkan kartu identitasnya yang dikeluarkan oleh konsil Kedokteran Indonesia (KKI) bukan ketua Umum Ikatan dokter Indonesia (IDI) yang menyatakan bahwa pemegang kartu tersebut adalah seorang dokter/dokter gigi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami berkenalan dengan dokter tersebut tidak ada masalah dalam komunikasi kami ...&lt;br /&gt;Dan obat tersebut kami layani dan si dokter tersebut akhirnya membeli suplemen, dan beberapa produk obat bebas lainnya di apotek kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal menarik yang dapat kita ambil dari kasus tersebut ...&lt;br /&gt;1. Ternyata prasangka kita belum tentu seburuk yang kita pikirkan dan kita harus bersikap &amp;amp; berpikir positif terhadap siapapun yang datang ke apotek kita.&lt;br /&gt;2. Ternyata di profesi lain IDI sudah jauh lebih bagus dalam menata kompetensi anggotanya dan sudah mempunyai Konsil Kedokteran Indonesia sebagai penyelenggara uji kompetensi yang lebih independen bukan Perguruan Tinggi dan dilindungi oleh UU&lt;br /&gt;3. waktu saya taanyakan bagaimana cara mendapat kartu tersebut ? Untuk mendapatkan kartu yang diluarkan KKI mereka hanya mengirimkan berkas administrasi saja (ijazah, sumpah dokter, surat pengantar lewat IDI cabang dll) dengan membaya biayar registrasi Rp. 250 rb saja cukup murah dan tidak terlalu membebani bagi seorang dokter dan masa berlakunya selama 5 tahun.&lt;br /&gt;4. Selanjutnya tidak ada biaya lainnya tinggal menunggu uji kompetensi setelah kartu yang bersangkutan habis masanya dan disertai dengan ketentuan harus mengikuti seminar, pelatihan yang harus memenuhi berapa SKP yang harus dipenuhi dan dilampirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bisa berkomentar tentang hal ini ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5851203458639676746?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5851203458639676746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5851203458639676746&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5851203458639676746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5851203458639676746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/10/antara-resep-codein-sertifikat.html' title='ANTARA RESEP CODEIN &amp; SERTIFIKAT KOMPETENSI'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-2038353416235088419</id><published>2008-10-01T21:30:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T18:13:54.008-07:00</updated><title type='text'>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429H</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Taqoballahu minna waa minkum - Taqobal ya kariem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Minal Aidin wal Faizin &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mohon Maaf lahir dan batin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Semoga Amal Ibadah kita diterima Alloh Swt&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Amien ...&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Drs. Suhartono, Apt - Sekeluarga&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-2038353416235088419?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/2038353416235088419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=2038353416235088419&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2038353416235088419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2038353416235088419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/08/marhaban-ya-ramadhan.html' title='SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429H'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-1912710517732904651</id><published>2008-09-14T23:44:00.001-07:00</published><updated>2008-09-14T23:45:05.079-07:00</updated><title type='text'>BERTEORI ATAU BERPRAKTISI !!</title><content type='html'>lihat di SUARA APOTEKER (&lt;a href="http://www.suaraapoteker.blogspot.com/"&gt;www.suaraapoteker.blogspot.com&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-1912710517732904651?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/1912710517732904651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=1912710517732904651&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1912710517732904651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1912710517732904651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/09/berteori-atau-berpraktisi.html' title='BERTEORI ATAU BERPRAKTISI !!'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-664951816529347549</id><published>2008-08-31T21:12:00.000-07:00</published><updated>2008-08-31T21:15:45.502-07:00</updated><title type='text'>PERCAYA ATAU TIDAK !</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kisah menarik dibalik Pelantikan Apoteker Unair Bulan Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ada seorang Bapak tiga anak berusia 48 th beliau masih aktif bekerja sebagai PNS entah karena Nadar atau punya janji khusus begitu anak pertamanya dinyatakan lulus dan dilantik menjadi Apoteker, si Bapak ini melakukan aksi dengan melakukan aksi berupa lari sejauh 116 Km mulai dari Banyuwangi hingga Situbondo aksi nekat ini dimulai pada tanggal 30 Agustus 2008 jam 04.00 pagi hari hingga finish sampai Situbondo jam 18.30 Malam.&lt;br /&gt;Inilah bentuk rasa kasih sayang seorang babak terhadap anaknya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya atau tidak …&lt;br /&gt;Tapi ini benar-benar terjadi …&lt;br /&gt;Sampai sekarang si Bapak susah berjalan &amp;amp; tetangga sekitar menganggap si bapak menderita stroke ringan …&lt;br /&gt;padahal ya kecapekan …&lt;br /&gt;Bayangkan umur 48 tahun melakukan aksi solo berlari 116 km kurang lebih 3 kali lari marathon….selama selama 14,5 jam ….&lt;br /&gt;G I L A …&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-664951816529347549?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/664951816529347549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=664951816529347549&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/664951816529347549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/664951816529347549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/08/percaya-atau-tidak.html' title='PERCAYA ATAU TIDAK !'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-2934780056418393435</id><published>2008-08-24T21:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T22:08:13.458-07:00</updated><title type='text'>DISKUSI FARMASI KLINIK</title><content type='html'>&lt;span style="color:#009900;"&gt;TANYA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ass .. Maaf mengganggu, ada pasien di RS mendapat pengobatan&lt;br /&gt;R/ Tab vit B6&lt;br /&gt;Fargoxin 12,5&lt;br /&gt;Ethambutol&lt;br /&gt;Glucovance&lt;br /&gt;Xanax 0,25&lt;br /&gt;Alganax 0,5 &amp;amp; 0,25&lt;br /&gt;Rifampicin&lt;br /&gt;Codein 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minta tolong sarannya pak/bu, karena ada obat yang duplikasi, sekarang pasien kepanasan dan badannya kesakitan setelah minum obat. Terima kasih sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuli,apt – Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;JAWAB :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alangkah baiknya bila ibu sebelumnya dapat melihat data laboratorium dari pasien tersebut karena dari data lab akan sangat membantu dalam menganalisa dan melihat bagaimana kemungkinan tujuan terapi dan pengobatannya.&lt;br /&gt;Data lab yang sangat membantu untuk kasus tersebut antara lain :&lt;br /&gt;Gula darah (glucose puasa &amp;amp; glucose 2 jam pp), Hb,&lt;br /&gt;Faal ginjal (Urea,BUN,Creatinine)&lt;br /&gt;Serta suhu, tekanan darah dan nadi, plus rekaman ECG kalau ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari resep dokter yang diberikan diatas sekilas terlihat pasien mengalami 3 macam penyakit yang cukup berat yaitu penyakit TBC, gangguan jantung dan diabetes mellitus serta mengalami batuk-batuk dan pasien mengalami kegelisahan.&lt;br /&gt;Penelusuran sejauh mana dan seberapa lama ketiga macam penyakit itu timbul akan sangat membantu dalam melakukan analisa dan intervensi pengobatan penyakit TBC bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jantung demikian halnya dengan taambahan penyakit diabet akan cukup menambah masalah dalam menangani penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kombinasi Tab vit B6 , Ethambutol, Rifampicin merupakan suatu kombinasi pengobatan terapi awal atau terapi ulang pada TBC &amp;amp; profilaksis TBC aktif.&lt;br /&gt;Fargoxin 12,5 ditujukan untuk meningkatkan daya pompa jantung yang melemah sehingga diperlukan untuk menguatkan kerjanya.&lt;br /&gt;Glucovance merupakan kombinasi glibenclamid &amp;amp; metformin HCL terapi ini merupakan terapi tahap kedua untuk DM type II yang tidak dapat dikontrol dengan diet, olah raga &amp;amp; sulfonilurea atau metformin.&lt;br /&gt;Xanax 0,25 &amp;amp; Alganax 0,5 &amp;amp; 0,25 (keduanya mgd alprazolam) digunakan untuk mengatasi ansietas, ansietas-depresi, panik dosis awal 0,75-1,5 mg 3 kali sehari sehingga masih dalam batas wajar diberikan dosis 1 mg untuk gangguan panic 0,5-1 mg malam hari.&lt;br /&gt;Belum lagi dipersulit dengan penyakit batuk yang sangat mengganggu sehingga diberi codein 20 mg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepanasan dan kesakitan bisa diakibatkan oleh gangguan yang terjadi dari salah satu dari ketiga penyakit tersebut, pemberian suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh terkadang diperlukan untuk penyakit yang sudah complicated seperti yang dialami pasien tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari resep tersebut diatas juga perlu kita waspadai adanya interaksi dari berbagai obat yang diminum ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan perlu kita pikirkan ternyata kombinasi dari resep tersebut dapat menimbulkan interaksi obat sebingga memungkinkan mempengaruhi tujuan pengobatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rifampicin – glucovance -&gt; efek rifampicin mengurangi efek glibenclamid yang ada dalam glucovance sehingga kita perlu memonitor kadar gula darah pasien&lt;br /&gt;Rifampicin – fargoxin -&gt; efek fargoxin berkurang dengan pemberian rifampicin, gunakan kombinasi ini dengan hati-hati, pasien perlu dimonitor. (sumber MIMS interaksi obat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang tugas kita sebagai seorang apoteker bagaimana caranya agar tidak/seminimal mungkin terjadi interaksi obat?&lt;br /&gt;Karena ada tiga jenis penyakit langkah pertama kita prioritaskan dahulu yang live saving yaitu obat jantung diminumkan dahulu, satu jam berikutnya diminumkan obat diabetesnya kemudian 1 jam berikutnya obat TBC nya. Untuk codeinnya bisa diminumkan seperlunya (saat batuk-batuk), untuk Xanax/Alganax juga seperlunya bila pasien merasa gelisah atau panic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kasus tersebut kalau kita bisa memonitor pasien di RS setiap hari akan lebih baik dan ini diperlukan hubungan yang baik dengan teman sejawat dokter dan perawat yang ada di ruangan agar tidak ada rasa saling curiga, menyalahkan dll agar kerjasama ini bisa berlanjut saling menjaga kerahasiaan ilmu kedokteran / kefarmasian dan hasil akhirnya patient safety &amp;amp; kesembuhan pasien yang kita utamakan. Terima kasih. (Drs.Suhartono,Apt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;ada yang ingin memberi masukan? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-2934780056418393435?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/2934780056418393435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=2934780056418393435&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2934780056418393435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2934780056418393435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/08/diskusi-farmasi-klinik.html' title='DISKUSI FARMASI KLINIK'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-6219205398575202434</id><published>2008-08-11T22:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-11T22:24:23.538-07:00</updated><title type='text'>DARI HISFARMA KITA BERGERAK ...</title><content type='html'>Usai sudah acara level nasional berupa Temu Ilmiah &amp;amp; Organisasi Hisfarma yang digelar oleh Hisfarma Jawa Timur di kota probolinggo tanggal 1-3 Agustus 2008&lt;br /&gt;Harapan akan pencerahan tentang masa depan profesi apoteker komunitas nampak didepan mata namun perlu ditindaklanjuti dengan langkah-langkah strategis oleh organisasi hisfarma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedepan Hisfarma harus lebih mengaktualisasikan dirinya&lt;br /&gt;Hisfarma harus dapat menunjukkan jati dirinya hisfarma sudah bukan lagi berwacana Hisfarma harus melakukan langkah nyata agar apoteker komunitas dapat diperhitungkan dikancah dunia kesehatan khususnya farmasi komunitas....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah mendata sejauh mana kekuatan apoteker farmasi komunitas&lt;br /&gt;Untuk menilai sejauh mana kekuatan tentunya hisfarma harus dapat menghitung kekuatan anggotanya, hisfarma harus dapat mendata anggotanya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah saya melakukan searching tentang data jumlah apotek seluruh indonesia   lewat website yang dikeluarkan Direktorat jendral Bina kefarmasian &amp;amp; alat kesehatan Depkes-RI  &lt;a href="http://www.binfar.depkes.go.id/search_info.php"&gt;http://www.binfar.depkes.go.id/search_info.php&lt;/a&gt;  tentang  &lt;a href="http://www.binfar.depkes.go.id/search_info.php##"&gt;Daftar Nama &amp;amp; Alamat Apotek di seluruh Indonesia&lt;/a&gt; yang di keluarkan pada tanggal 14 Juli 2008 dengan senang hati langkah awal saya download khusus untuk apotek jawa timur, namun alangkah terkejutnya saya bahwa daftar yang dikeluarkan ditjen binfar alkes adalah daftar usang yaitu daftar nama apotek tahun 90-an,  yang kalau dipakai data sekarang sangat tidak valid apotekernya banyak yang sudah pindah bahkan sudah almarhum, apoteknyapun banyak yang sudah titup bahkan pindah lokasi, kenapa ini bisa terjadi tidakkah ditjen Binfar melakukan update &amp;amp; perbaikan data apotek ? bagaimana koordinasi pusat dan daerah sehingga datanya kacau begini? atau kita harus melakukan langkah manual mendata ke masing-masing daerah kab/kota ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita melakukan langkah cepat teknologi informasi sudah sedemikian cepat namun bila dilingkungan birokrasi tidak bisa bergerak cepat apa jadinya apoteker yang diluar birokrasi ... mereka akan melakukan sendiri-sendiri dan ini akan jauh menghabiskan banyak energi .... sementara di negara lain sudah siap masuk ke wilayah negeri kita, namun dari data saja kita harus melangkah manual ....masih mendata ulang .... kapan selesainya .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman – teman ketua ISFI Cabang atau koordinator hisfarma di cabang/wilayah mari kita data kembali nama apotek, nama apoteker penanggung jawab (APA), alamat, pemilik apotek APA/PSA ... agar kita bisa lebih cepat mengambil langkah-langkah strategis ....karena keputusan strategis dapat diambil dari data yang akurat dan valid .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang ingin membantu ???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-6219205398575202434?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/6219205398575202434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=6219205398575202434&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6219205398575202434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6219205398575202434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/08/dari-hisfarma-kita-bergerak.html' title='DARI HISFARMA KITA BERGERAK ...'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5537209532667966682</id><published>2008-08-03T23:05:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T19:37:53.103-07:00</updated><title type='text'>BERITA JAWAPOS  4  AGUST 2008</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;APOTEKER SEPAKAT TINGKATKAN&lt;br /&gt;CITRA PROFESIONALISME DIMASYARAKAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jawa pos, 4 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Probolinggo&lt;/strong&gt;, Apa jadinya bila para apoteker-apoteker dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (Hisfarma) bergabung dalam suatu temu ilmiah?&lt;br /&gt;Ternyata ada banyak dasar pemikiran yang mampu menjadi pokok bahasannya. Terlebih mengenai bagaimana praktek kefarmasian di Apotek, bagaimana hubungan profesional antara klinisi (dokter) dengan apoteker praktisi di apotek, bagaimana pelayanan kefarmasian oleh apoteker di masyarakat. Inilah sebagian yang menjadi bahasan dalam temu ilmiah dan organisasi Hisfarma I yang berlangsung di Hotel Bromo View, Probolinggo pada 1-3 Agustus 2008 kemarin.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut walikota probolinggo HM Buchori SH MSi juga hadir sekaligus memberikan sambutan. Dengan mengusung tema “melalui gerakan tiada apoteker tiada pelayanan kita tingkatkan citra profesionalisme apoteker di masyarakat,” temu ilmiah diikuti sekitar 125 peserta.&lt;br /&gt;Mengawali acara, beberapa arahan dari Prof. DR Haryanto Dhanutirto DEA, Apt juga disampaikan kepada peserta selaku ketua Umum Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) Pusat, dan tak tanggung-tanggung, Drs Abdul Muchid, Apt selaku Direktur Bina Farmasi Komunitas dan klinik - Depkes RI sengaja diundang oleh panitia acara sebagai pembicaranya. “Apoteker itu bukan tenaga medis, tugas pokok seorang apoteker itu melaksanakan pekerjaan kefarmasian, yaitu mengaktualisasi peran apoteker di dalam pelayanan kesehatan,” ujar Drs. Abdul Muchid kepada Radar Bromo disela kegiatan saat itu. Ingat, obat itu bisa menjadi racun kalau dipakai kalau dipakai kurang dari dosis bisa menjadi racun kalau dipakai lebih dari dosis bisa menjadi racun. Disini peran apoteker sebagai tenaga kesehatan menjadi semakin nyata sebagai tenaga kesehatan masyarakat. Apalagi dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, seorang apoteker harus bisa meningkatkan peran dan tanggung jawabnya juga,” lanjut drs. Abdul Muchid.&lt;br /&gt;Beliau juga menegaskan,”Ke depan semua obat atau resep adalah kewenangan apoteker yang menyampaikan langsung kepada masyarakat, memberikan informasi tentang obatyang diberikannya, hingga dosis yang tepat inilah yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat.” Hal ini tentu saja sesuai dengan PP tentang pekerjaan kefarmasian yang segera menyongsong.&lt;br /&gt;Drs. Suhartono, Apoteker praktisi apotek Bromo probolinggo selaku ketua panitia mengungkapkan temu ilmiah dan organisasi Hisfarma I ini merupakan salah satu langkah nyata untuk meningkatkan kepedulian dalam melakukan praktek kefarmasian mengingat telah bergesernya paradigma profesi farmasi di bidang pelayanan dari drug oriented menuju patient oriented. Jadi sekarang bukan hanya berorientasi obat lalu dan beralih kepada mutu pelayanan. Tapi yang lebih penting lagi adalah menjaga keselamatan dan kesembuhan pasien secara konsisten dan terus menerus,” ujar Drs. Suhartono, Apt kemarin. (adv)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;EDISI BERIKUTNYA PEMBAHASAN MAKALAH .... Tunggu tanggal mainnya .... ok&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5537209532667966682?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5537209532667966682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5537209532667966682&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5537209532667966682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5537209532667966682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/08/berita-jawapos-4-agust-2008.html' title='BERITA JAWAPOS  4  AGUST 2008'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-8346736905428536836</id><published>2008-07-30T18:30:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T19:44:39.719-07:00</updated><title type='text'>TATAP Sebagai Upaya Refungsionalisasi Apoteker</title><content type='html'>&lt;span style="color:#006600;"&gt;Seputar temu Ilmiah &amp;amp; organisasi Hisfarma 1-3 Agustus 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Tiada Apoteker Tiada Pelayanan (TATAP) dalam pekerjaan kefarmasian tidak bisa dilepaskan dari perkembangan konsep dan pemahaman tentang Farmasi Komunitas (Community Pharmacy). Dalam kenyataannya, perkembangan Farmasi Komunitas di Indonesia telah berjalan seiring dengan keberadaan usaha kefarmasian di bidang apotek ....&lt;br /&gt;TATAP dalam farmasi komunitas memang merupakan keniscayaan agar pekerjaan kefarmasian sempurna diwujudkan .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya simak ulasan: &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Amir Hamzah Pane, Drs, Apt, MM, MH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Tenaga Ahli Komisi IX DPR RI, Ketua Bidang Umum dan Usaha BPP ISFI, Ketua Komite Advokasi dan Bantuan Hukum GP Farmasi Indonesia dan Doses FMIPA Farmasi UHAMKA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sementara itu &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;drs Ahaditomo,MS,Apt&lt;/span&gt; dalam penyampaian makalahnya berjudul :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;MEMAHAMI APOTEKER SEBAGAI PROFESI KESEHATAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;menegaskan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;APOTEKER MENGALAMI PROSES “DE-PROFESI” OLEH KARENA TELAH TERJADI PERGESERAN CARA PANDANG DALAM PEMBUATAN OBAT.&lt;br /&gt;TAMPILAN APOTEKER MENGALAMI PERUBAHAN BESAR DARI SEMULA “PEMBUAT OBAT JADI” MENJADI “ PENJUAL OBAT JADI BUATAN PABRIK” DI APOTEK,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APOTEK BERUBAH DARI SEMULA TEMPAT PELAYANAN PROFESI MENJADI TOKO PENJUALAN OBAT JADI ....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Bagaimana komentar anda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Datang &amp;amp; sampaikan pendapat anda dalam Acara &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Temu ilmiah &amp;amp; organisasi Hisfarma I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Di Probolinggo jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1-3 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;info selengkapnya hub. 08123208562&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-8346736905428536836?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/8346736905428536836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=8346736905428536836&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/8346736905428536836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/8346736905428536836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/07/tatap-sebagai-upaya-refungsionalisasi.html' title='TATAP Sebagai Upaya Refungsionalisasi Apoteker'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5194310298503277268</id><published>2008-07-25T18:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T19:57:53.530-07:00</updated><title type='text'>DAPATKAH ISFI MENJAMIN OBAT DI APOTEK TERBEBAS DARI OBAT PALSU ?</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Seputar Acara temu ilmiah &amp;amp; organisasi Hisfarma &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Probolinggo 1-3 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang menarik dalam acara temu ilmiah &amp;amp; organisasi hisfarma&lt;br /&gt;Acara temu ilmiah level nasional digelar oleh hisfarma Jatim di tahun 2008 dibilang cukup menarik karena :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara digelar dikota kecil Probolinggo Jawa timur. Untuk menuju kota Bayuangga (Angin, anggur &amp;amp; mangga) probolinggo dari Surabaya atau malang yang hanya berjarak 100 km dapat ditempuh dengan kendaraan darat selama 2 jam kearah timur. Lokasi hotel bromo view berada di kota probolinggo dan dilalui jalur Bus Malang-Probolinggo, atau Surabaya-Probolinggo akan dapat memudahkan peserta dalam mencapai lokasi tempat acara dilaksanakan kegiatan tersebut (lihat &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;info hotel&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;Acara dilaksanakan selama 3 hari terbagi menjadi 3 bagian hari pertama tanggal 1 agustus malam hari dimulai dengan kegiatan sosialisasi pemanfaatan computer didalam praktek keseharian di bidang kefarmasiaan : baik penggunaan program computer untuk system stok maupun penjualan jugaa pemanfaatan computer untuk optimalisasi KIE dan membentuk jaringan komunikasi dengan sesama apoteker Tujuan dari kegiatan ini untuk menumbuhkan minat apoteker dalam memanfaatkan teknologi Informasi yang lagi in di era globalisasi sekarang ini agar tidak tertinggal jauh bahkan diharapkan bisa menjadi leader didalam memaanfaatkan IT dalam kegiatan kesehariannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua tanggal 2 agustus puncak acara berupa pembukaan dan dilanjutkan kegiatan temu ilmiah yang diisi oleh Direktur bina farmasi komunitas &amp;amp; klinik, Ketuaa Umum ISFI Prof. DR. Haryanto Dhanutirto, DEA, Apt, serta membangun hubungan profesionalisme antara dokter &amp;amp; Apoteker dalam memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat oleh dr. Jauhar kumoro, SpoG serta Praktek kefarmasian oleh Apoteker di Apotek/masyarakat sebagai tenaga kesehatan oleh Drs.Ahaditomo, MS, APt – Ketua Kehormatan ISFI&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dalam kesempatan terpisah dr.Jauhar Kumoro, SpOG dari IDI pernah menyampaikan keresahan dan permintaan seputar obat palsu dapatkah ISFI menjamin bahwa Obat yang beredar di Apotek dapat dipertanggung jawabkan ? terbebas dari obat palsu?&lt;/span&gt; Secara teori bisa dibilang dapat tapi prakteknya data statistik apotek yang dimiliki apoteker sekitar 10-15% sementara apotek yang dikelola penuh oleh apoteker katakanlah total 30% sisanya tentu dikelola oleh PSA atau non apoteker sekitar 70%  tentunya bukan hal yang mudah untuk dijawab bisa atau tidak tetapi dituntut sikap mental dan tanggung jawab semua pihak pelaku yang terlibat dalam jalur distribusi obat mulai pabrik pembuat, Distributor, Sales, Detailer, apotek  (PSA) sampai pengguna dalam hal ini dokter maupun paramedis. Disamping itu peran regulator baik Depkes, BPOM, maupun organisasi profesi kesehatan dituntut saling bahu-membahu memerangi kasus kejahatan seputar peredaran obat palsu yang sangat merugikan masyarakat dan semua pihak. Permasalahan seperti ini tentunya akan menarik untuk dfibahas di forum temu ilmiah &amp;amp; organisasi Hisfarma yang pesertanya hampir kebanyakan praktisi perapotikan yang tersebar di wilayah Indonesia mulai dari sabang sampai meraoke.&lt;br /&gt;Acara organisasi hisfarma diharapkan mampu menjadi wadah dalam memberikan solusi seputar permasalahan praktek profesi apoteker di perapotikan mengingat praktek di apotek merupakan praktek profesi yang mandiri &amp;amp; tidak tergantikan oleh orang lain (idealnya begitu), namun dilapangan terkadang lain ceritanya kecuali bila apoteker itu dalam melakukan praktek ditempatnya sendiri/miliknya sendiri dan ini jumlahnya sangat kecil 10-15% selebihnya kebanyakan milik swasta. Ini tantangan yang sangat berat bagi organisasi apoteker (ISFI/Hisfarma) dalam membangun suatu komunitas praktek kefarmasian kondusif bebas dari intervensi pihak lain.&lt;br /&gt;Kelemahan dalam berwirausaha bagi seorang apoteker juga diangkat dengan Menumbuhkan semangat enterprenership bagi profesi apoteker oleh Drs. Bambang Resmianto, Apt, harapannya akan dapat menggugah semangat berwirausaha di kalangan apoteker agar dapar memenuhi kebutuhan dalam melakukan praktek profesinya sendiri tanpa tergantung pihak lain.&lt;br /&gt;Disamping itu masih banyak materi lain terkait ilmu kefarmasian maupun manajemen perapotikan yang diangat dalam acara hisfarma nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hari ke 3 tanggal 3 agustus peserta akan diajak menikmati keindahan panorama gunung bromo sekaligus tantangan untuk dapat menaiki &amp;amp; mendaki gunung yang begitu indah dan mempesona yang selalu banyak dikunjungi oleh turis lokal maupun mancanegara (lihat&lt;span style="color:#33cc00;"&gt; wisata gunung bromo&lt;/span&gt;).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5194310298503277268?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5194310298503277268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5194310298503277268&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5194310298503277268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5194310298503277268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/07/dafatkah-isfi-menjamin-obat-dipasaran.html' title='DAPATKAH ISFI MENJAMIN OBAT DI APOTEK TERBEBAS DARI OBAT PALSU ?'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-2780790074486227770</id><published>2008-07-21T18:03:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T19:31:09.393-07:00</updated><title type='text'>INGIN PRAKTEK PROFESI APOTEKER ???</title><content type='html'>Ada Permintaan Apoteker di&lt;br /&gt;Koperasi Karyawan PT Indonesia Power Kantor Pusat “ KOSAMA “&lt;br /&gt;Jln. Jend. Gatot Soebrota Kav. 18.&lt;br /&gt;JAKARTA 12950&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Sejawat Yang Berminat ?&lt;br /&gt;Lihat lengkapnya di menu &lt;span style="color:#009900;"&gt;Info kerja&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-2780790074486227770?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/2780790074486227770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=2780790074486227770&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2780790074486227770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/2780790074486227770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/07/lowongan-pekerjaan.html' title='INGIN PRAKTEK PROFESI APOTEKER ???'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-6930621225456838884</id><published>2008-07-20T10:00:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T20:24:21.063-07:00</updated><title type='text'>UNDANGAN  !!!</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;HISFARMA &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;JAWA TIMUR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Mengadakan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;"TEMU ILMIAH &amp;amp; ORGANISASI HISFARMA"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#ff0000;"&gt;Hotel Bromo View - Probolinggo Jawa timur&lt;br /&gt;1-3 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;DASAR PEMIKIRAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di era globalisasi saat ini yang ditandai dengan kemudahan pertukaran informasi antar warga dunia seolah telah menghilangkan batas-batas wilayah antar negara. Akibatnya, pelayanan kefarmasian di masyarakat (Apotek) pun tidak lepas dari persaingan global.&lt;br /&gt;Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian dan bergesernya paradigma profesi farmasi dibidang pelayanan dari drug oriented menuju patient oriented menuntut peningkatan peran tenaga farmasi khususnya tenaga apoteker untuk meningkatkan kepeduliannya dan langkah nyata dalam melakukan praktek kefarmasian.&lt;br /&gt;Dalam upaya melanjutkan eksistensi profesi Apoteker di masyarakat, khususnya untuk mendukung pharmaceutical care bidang layanan perapotikan upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien diberbagai negara maju bahkan telah menggeser paradigma ”quality” kearah paradigma baru ”quality – safety - efficacy”. Ini berarti bukan hanya mutu pelayanan yang harus ditingkatkan tetapi yang lebih penting lagi adalah menjaga keselamatan dan kesembuhan pasien secara konsisten dan terus menerus.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu Himpunan Seminat Farmasi Masyarakat (HISFARMA) JATIM mengadakan kegiatan TEMU ILMIAH DAN ORGANISASI HISFARMA I di Probolinggo Jawa – Timur. Dengan tema &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;”Melalui gerakan Tiada Apoteker Tiada pelayanan (TATAP) kita tingkatkan citra profesional Apoteker di masyarakat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;TUJUAN :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;- Meningkatkan pengetahuan dan teknologi mutahir bidang kefarmasian bagi Apoteker&lt;br /&gt;- Meningkatkan eksistensi dan kompetensi Apoteker.&lt;br /&gt;- Mengembangkan jalinan kerjasama, komunikasi dan informasi antar apoteker praktisi di apotek sebagai upaya nyata mempersiapkan dan mensosialisasikan program Nasional ISFI yaitu Tiada Apoteker Tiada Pelayanan (TATAP&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;SASARAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Apoteker yang melakukan praktek kefarmasian di masyarakat dan perapotikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;WAKTU DAN TEMPAT&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Hari : Jum’at – Minggu&lt;br /&gt;Tanggal : Tgl 1 – 3 Agustus 2008&lt;br /&gt;Tempat : Hotel “ Bromo View “&lt;br /&gt;Jl. Raya Bromo Km 05 Probolinggo – Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;INFORMASI &amp;amp; PENDAFTARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat : Apotek Bromo : Jl. Raya Bromo 22 Probolinggo&lt;br /&gt;Telp : Flexy : 0335-7634302; Hp. 08123208562 &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;C/q Drs. Suhartono, Apoteker&lt;br /&gt;Email : ifrs_kabprob@telkom.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Pendaftaran :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tri Susanti, S Farm, Apt : 0852 28063556 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Arif Wijayanto, S Farm, APt : 088803242135&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Patworo Swandanu, Ssi Apt : 08123128864 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ani Handayani, SFarm, Apt : 085648338056&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Biaya Pendaftaran :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;I. Paket Ekonomis : Rp. 750.000,- termasuk :&lt;br /&gt;- Temu ilmiah + seminar kit + sertifikat + biaya penginapan 3 hari 2 malam(1 kamar untuk 2 Peserta)&lt;br /&gt;- Paket Wisata ke Gunung Bromo&lt;br /&gt;(Transportasi dari hotel + tiket masuk wisata ).&lt;br /&gt;NB : Untuk Paket Ekonomis karena tempat terbatas pendaftar awal yang di prioritaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Non Paket /Tidak termasuk penginapan/membawa keluarga :&lt;br /&gt;- Temu Ilmiah + Sertifikat Rp 300.000,-&lt;br /&gt;- Paket Wisata ke Gunung Bromo Rp. 100.000,-&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;NB:&lt;br /&gt;Pendaftaran dibatasi hanya sampai 150 Peserta. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;CARA PEMBAYARAN :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;ditransfer melalui rekening BCA a.n Tri Susanti No. rek : 8220316468&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Konfirmasi pendaftaran dapat melalui telp,fax,SMS ke panitia pendaftaran &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;JADWAL ACARA :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jum’at 1 Agustus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;13.00-18.00 Check in &amp;amp; Pendaftaran Peserta&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;18.00-19.00 Makan malam&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;19.00-21.00 Sosialisasi program komputer &amp;amp; internet Marketing&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sabtu, 2 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;07.00 – 08.00 Pendaftaran Peserta&lt;br /&gt;08.00 - 09.00 Pembukaan&lt;br /&gt;Laporan Panitia /Hisfarma Jatim &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sambutan Walikota Probolinggo&lt;br /&gt;Sambutan Pengurus Pusat ISFI&lt;br /&gt;Sambutan Dirjen Bina Kefarmasian &amp;amp; Alkes Cq direktur Bina Farmasi komunitas &amp;amp; Klinik Sekaligus membuka Acara&lt;br /&gt;09.00 - 09.30 Coffee Break&lt;br /&gt;09.30- 10.00 Pelayanan Praktek Kefarmasian Oleh Apoteker di Apotek Dalam rangka menyongsong PP tentang Pekerjaan Kefarmasian oleh Direktur Bima Farmasi Komunitas &amp;amp; Klinik&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;10.00-10.30 Arahan Oleh PP ISFI&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;10.30-11.00 Hubungan Profesional antara klinisi (dokter) dengan Apoteker Praktisi di Apotek dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pembicara : dr. Jauhar Kumara, SpOG dan Team - IDI&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;11.00-11.30 Praktek kefarmasian oleh Apoteker di Apotek/masyarakat sebagai tenaga kesehatan.&lt;br /&gt;Drs. Ahaditomo, MS, APt – Ketua Kehormatan ISFI&lt;br /&gt;11.30-12.30 Diskusi&lt;br /&gt;12.30-13.30 ISHOMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;13.30-17.00 TEMU ILMIAH KELAS PARALEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Menumbuhkan semangat enterprenership bagi profesi apoteker&lt;br /&gt;Pembicara : Drs. Bambang Resmianto, Apt - Jakarta&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Pengembangan layanan Kefarmasian oleh Apoteker di ApotekDrs.Amir Hamzah Pane, MM, Apt&lt;br /&gt;3. Manajemen Profesional Praktek di Apotek&lt;br /&gt;Pembicara : Dr. Dra Wahyu Utami, MS, Apt - Univ Airlangga&lt;br /&gt;Praktisi Apotek Adinda Surabaya&lt;br /&gt;4. Peran Apoteker dalam manajemen Drug Related Problem dan penanganan Pharmaceutical care pada dermatitis alergi, bakteri, jamur dan parasit.&lt;br /&gt;Pembicara :Drs. Bambang Sidarta, Apt UNIV. Barwijaya - Malang&lt;br /&gt;Praktisi Apotek Domat Malang&lt;br /&gt;5. Service Exelence &amp;amp; layanan prima dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan serta keberhasilan usaha perapotekan.(disertai Aplikasi pelayanan prima dan pelaksanaan quality-safety-efficacy di Singapura)&lt;br /&gt;Pembicara : Drs. Suhartono, Apt. Praktisi Apotek Bromo Probolinggo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.00-18.30 ISHOMA&lt;br /&gt;19.30-22.00 SIDANG ORGANISASI&lt;br /&gt;22.00 Penutupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Minggu , 3 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;02.00 – 09.00 Wisata ke Gunung bromo&lt;br /&gt;09.00 – 09.30 Makan pagi/Mandi Pagi&lt;br /&gt;09.30 - 12.00 Acara Bebas &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;12.00 Chek out&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-6930621225456838884?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/6930621225456838884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=6930621225456838884&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6930621225456838884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6930621225456838884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/06/temu-ilmiah-dan-organisasi-hisfarma-i_02.html' title='UNDANGAN  !!!'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-5412892227573793045</id><published>2008-06-19T17:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T17:04:12.238-07:00</updated><title type='text'>SELAMAT &amp; SUKSES</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;TEMU ILMIAH &amp;amp; ORGANISASI HISFARMA I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Probolinggo, 1-3 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-5412892227573793045?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/5412892227573793045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=5412892227573793045&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5412892227573793045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/5412892227573793045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/06/selamat-sukses.html' title='SELAMAT &amp; SUKSES'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-1480861341327787177</id><published>2008-06-04T18:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-20T18:18:15.919-07:00</updated><title type='text'>SUSUNAN PANITIA</title><content type='html'>PENASEHAT :&lt;br /&gt;KETUA UMUM ISFI PUSAT&lt;br /&gt;KETUA ISFI JATIM&lt;br /&gt;Penanggung Jawab : DR. Bambang Prajogo, MS, Apt&lt;br /&gt;Jajaran Pengurus HISFARMA JATIM&lt;br /&gt;Panitia Pengarah :&lt;br /&gt;Drs. Amien Prasodjo, Apt&lt;br /&gt;DR. Umi Atijah, MS, Apt&lt;br /&gt;Drs. Suhartono, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua : Arif Wijayanto, S. Farm., Apt&lt;br /&gt;Ketua I : Patworo Swandanu, Ssi, Apt&lt;br /&gt;Ketua II : Deasy Wahyuni, S. Farm, Apt&lt;br /&gt;Sekretaris I : Tri Susanti, S. Si., Apt&lt;br /&gt;Sekretaris II : Ani Handayani, S Farm, Apt&lt;br /&gt;Bendahara I : Rokayah S. Si., Apt&lt;br /&gt;Bendahara II : Sinta S. Farm, Apt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie. Dana &amp;amp; Umum :&lt;br /&gt;1. Drs. Candra Teddy, Apt.&lt;br /&gt;2. Dra. Setyorini, Apt&lt;br /&gt;3. Drs. Sundoro Tanto, Apt&lt;br /&gt;4. Dra. Harini, Apt&lt;br /&gt;5. Moh. Yeni Wahyudi, Ssi, Apt&lt;br /&gt;6. Aprilia Dwiwati, Ssi, Apt&lt;br /&gt;7. Rina Maryana, Ssi, Apt&lt;br /&gt;8. Beatrix Aryesyam Ssi, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie. Penerima Tamu :&lt;br /&gt;1. Endang Purwaningsih&lt;br /&gt;2. Dra. Wahyu Hadiati, Apt&lt;br /&gt;3. Dra. Suaidah, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie.Acara&lt;br /&gt;1. Dra. Triana Nawangsari, Apt.&lt;br /&gt;2. Dra. Liza Pristiyanti, MM, Apt&lt;br /&gt;3. Dra. Tri Maesyaroh, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie Ilmiah&lt;br /&gt;1. Drs. Bambang Sidarta, MS, Apt&lt;br /&gt;2. Dr. Dra Wahyu Utami, MS, Apt&lt;br /&gt;3. Moh Natser latif, Ssi, Apt&lt;br /&gt;4. Umron Ashobiyah, Ssi, Apt&lt;br /&gt;5. Hajar Setio Palupi, SSi, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie Sidang Organisasi&lt;br /&gt;1. DR. Drs. Abdur Rahem, M.Kes, Apt&lt;br /&gt;2. Suyanto, SSi, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie. Perlengkapan &amp;amp; Konsumsi :&lt;br /&gt;1. Dra. Sri Purwanti, Apt&lt;br /&gt;2. Dra. Elly Yunita, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie Transportasi&lt;br /&gt;1. Moch Junis, Ssi, APt&lt;br /&gt;2. Mahfud, Ssi, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie. Publikasi &amp;amp; Dokumentasi :&lt;br /&gt;1. Luki Handayani, S. Farm,. Apt.&lt;br /&gt;2. Fitria S. Farm, Apt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sie Wisata G. Bromo :&lt;br /&gt;1. Sukmawati, Ssi, Apt&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-1480861341327787177?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/1480861341327787177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=1480861341327787177&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1480861341327787177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/1480861341327787177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/06/bromo-obyek-wisata-mempesona.html' title='SUSUNAN PANITIA'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6827244573498938340.post-6889322282635522807</id><published>2008-06-02T20:01:00.000-07:00</published><updated>2008-06-05T20:51:41.508-07:00</updated><title type='text'>MANFAAT INTERNET</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Manfaat Internet Bagi Apoteker&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke Internet. Berikut ini hanyalah sebagian dari apa yang tersedia di Internet : &lt;br /&gt;*Informasi untuk kehidupan pribadi : &lt;br /&gt;Kesehatan, Rekreasi, Hobby, Pengembangan Pribadi, Rohani, Sosial.&lt;br /&gt;*Informasi untuk kehidupan profesional/Pekerja : &lt;br /&gt;Sains, Teknologi, Perdagangan, Saham. Komoditas, Berita Bisnis, Asosiasi Profesi, Asosiasi Bisnis, Berbagai Forum Komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang apoteker Manfaat internet yang dapat diambil adalah :&lt;br /&gt;- Dapat digunakan mencari berbagai literatur dan mempercepat menyelesaikan permasalahan kefarmasian di tempat profesinya&lt;br /&gt;- Dapat sebagai informasi dalam PIO (Pelayanan Informasi Obat) baik di RS maupun Apotek &lt;br /&gt;- dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat Internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6827244573498938340-6889322282635522807?l=apotekerindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/feeds/6889322282635522807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6827244573498938340&amp;postID=6889322282635522807&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6889322282635522807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6827244573498938340/posts/default/6889322282635522807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://apotekerindonesia.blogspot.com/2008/06/manfaat-internet.html' title='MANFAAT INTERNET'/><author><name>APOTEKER MUDA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07178939760823940632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_rB9qOfiMoDU/SE36wMDUMaI/AAAAAAAAAEo/7onaFAhqlY8/S220/mata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
